CERPEN-HATI SELUAS SAMUDRA
HATI SELUAS SAMUDRA By: Khadijah Hanif Tiga tahun terakhir, kondisi Pesantren Nurussalam semakin terpuruk. Meninggalnya muwakif , Haji Sadeli dan terhentinya donasi dari perusahaan muwakif menjadi sebab utama. Wakaf hampir saja diserahkan pada yayasan yang lebih kuat. Akan tetapi, h ari ini menjadi hari sangat bersejarah untuk Nurussalam. Putri bungsu Haji Sadeli dan suaminya berteka d menyelamatkan pesantren amanah orang tuanya itu . Banyak yang mencibir rencana kehadiran mereka , meskipun tidak berani berbicara langsung. “Percuma pimpinan pesantren diganti kalau gaji Akang tetap dibayar 30%.” Bi Lela mengungkapkan unek-unek di depan suaminya yang menjadi petugas keamanan pesantren. “Aku sih merdeka, siapapun pimpinannya nggak ngaruh pada pemakai jasa laundry- ku.” Bi Lela melirik jumawa pada suaminya, Mang Juha. Memang keduanya sering adu argumen tentang penghasilan mereka masing-masing. Mang ...