Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

CERPEN-HATI SELUAS SAMUDRA

HATI SELUAS SAMUDRA By: Khadijah Hanif Tiga tahun terakhir, kondisi Pesantren Nurussalam semakin terpuruk.   Meninggalnya muwakif , Haji Sadeli dan terhentinya donasi dari perusahaan muwakif menjadi sebab utama.   Wakaf hampir saja diserahkan pada yayasan yang lebih kuat. Akan tetapi, h ari ini menjadi hari sangat bersejarah untuk Nurussalam.   Putri bungsu Haji Sadeli dan suaminya berteka d menyelamatkan pesantren amanah orang tuanya itu .   Banyak yang mencibir rencana kehadiran mereka , meskipun tidak berani berbicara langsung.   “Percuma pimpinan pesantren diganti kalau gaji Akang tetap dibayar 30%.”   Bi Lela mengungkapkan unek-unek di depan suaminya yang menjadi petugas keamanan pesantren.   “Aku sih merdeka, siapapun pimpinannya nggak ngaruh pada pemakai jasa laundry- ku.”   Bi Lela melirik jumawa pada suaminya, Mang Juha.   Memang keduanya sering adu argumen tentang penghasilan mereka masing-masing.   Mang ...