Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

TEBING TERJAL PERJUANGAN (BE ABLE FROM DISABLE) - Sebuah Esai Perjuangan

Oleh: Titin Harti Hastuti Ada energi dalam hidupku yang kudengar lewat tutur bijak ayahku.   “Besi tidak akan pernah menjadi pisau yang tajam sebelum dia dipanggang di atas api hingga membara.   Setelah itu, dia akan dipukul-pukul oleh ahlinya hingga menghasilkan bentuk yang diinginkan.   Demikian juga hidup manusia.   Makin ditempa dengan penderitaan dan kesulitan oleh Yang Mahakuasa maka ia seolah sedang dibentuk menjadi manusia yang baik.   Sedangkan sebaik-baik manusia adalah mereka yang membawa manfaat buat orang lain.” Kata-kata bijak itu menginspirasiku untuk terus mendaki tebing terjal kehidupan yang harus kulalui.   Seolah menghitung hari demi hari, setapak demi setapak perjalanan yang jauh berbeda dengan orang lain yang dikaruniai kesempurnaan fisik. Aku dilahirkan sebagai anak tertua dari tiga bersaudara.   Awalnya aku terlahir sempurna tanpa cacat fisik, kecuali benjolan di daerah tulang punggung, sejajar dengan lingkar pingga...

RETAK

Aku nggak menyangka, takdir ini menghampiri Sinta.   Gadis yang begitu cantik, penurut, pintar bahkan cerdas.  Senyuman selalu ada wajah hitam manisnya.  Rasanya tak akan habis aku menceritakan segala kebaikan lahir batin dari sosok Sinta, teman terbaikku. Terakhir aku melihatnya, sebulan yang lalu saat Ibu Maruti (nama ibu Sinta) menjemputnya di sekolah dengan wajah yang semrawut.  Sinta hanya sempat melambaikan tangan padaku dengan wajah ketakutan. Sepulang sekolah notifikasi whatsap-ku berdencing.  Aku segera memeriksa pesan yang masuk. Dan.... "Nabila.....maaf  ibu minta tolong.  Sinta depresi berat." Jantungku hampir copot.  Ada rasa nggak rela.  Walaupun bukan hakku untuk membiarkan perasaan itu.  Tapi bagaimana mungkin gadis sebaik, semanis dan sesabar dia bisa depresi?  Ataukah ada masalah yang mencoba dia tanggung dan itu di luar batas kemampuan nya?  Entahlah..... "Maaf Bu, apa yang bisa ...

OBROLAN AKHIR ZAMAN

OBROLAN AKHIR ZAMAN Pagi-pagi sudah ngobrolin tentang kapal selam dengan Dede Muya anak bungsuku. Maklum dia browser youtube akut (Masya Alloh). De Muya: Mi...Inggris tuh negara paling kuat ya? Ummi: Iya dulu mah De. Kan dia jagonya imperialis. DM: Daerah jajahannya banyak ya Mi. Tapi kenapa Indonesia lama dijajahnya sama Belanda? U: (Aku berpikir sejenak) Sepertinya sih, mereka memang sudah ada kesepakatan. Soalnya nggak mungkin juga semua dijajah satu negara. Yah, mereka bagi-bagi tugas deh! DM: Inggris tuh negara dengan kepemilikan kapal selam terbanyak lho! U: Dede tahu dari mana? DM: Dari berita di Youtube lah. Indonesia urutan kesebelas dengan hanya dua kapal selam (De Muya tertawa kecil) U: Kenapa ketawa De? DM: Iya kasihan aja kepulauan sebanyak ini cuma punya kapal selam dua. Malaysia malah nggak punya Mi. U: Oh...gitu ya? (Aku hanya ter-o-o mendengar pengetahuan De Muya tentang kapal selam, yang entah valid atau tidak. Pasalnya zaman now semua orang bisa publish apapun d...