HARGA SEBUAH KHILAFAH

Hari ini, pagi ini, sayatan di hatiku

Membuncahkan rasa sejuta luka
Saudaraku yang jauh di sana seolah di pelupuk mata
Bahkan ada bersama luka ini

Jerit tangis ketakutan,membelah malam hingga subuh hari
Juga detik ini
Tetesan darah kembali tumpah
Hanya untuk menggantinya dengan sebongkah kata kuasa
Anak kecil suci tanpa dosa
Perempuan lemah tanpa senjata
Hilang kehormatan di depan mata kerabat
Mereka yang renta tanpa perlindungan
Meregang nyawa di ujung-ujung senapan


Sekali lagi dan entah untuk yang keberapa kalinya
di sebuah negeri muslim
Ummat Muhammad menangis di rumahnya
Tercabik segala hak oleh tetangganya

Sekali lagi kehancuran peradaban di gelar
Di Yaman, negeri para habaib, ahlul bait
Rafidhi penginjak ahli keluarga nabi
atas nama cinta penuh dusta
kembali unjuk gigi

Ya Rabb bukan kehendakMu
Yang hendak kami gugat, karena Kau terlalu Kuat
Ya Rahmaan bukan pula kebimbangan
atas KasihMu yang kami ragu, karena Kau teramat Suci
dari segala salah

Rabb, yang Maha Tahu.....
PengetahuanMu teramat sempurna
Meliputi segala sesuatu, terlepas ruang dan waktu
Kini, dulu dan nanti adalah bahasa kami
Manusia yang teramat lemah dan hina
Penuh dosa dan alpa

Yang kumohonkan padaMU yaa Rabb
Tetapkan iman pada hati kami
Meski sayatan luka tak terperikan
Meski sakit dan derita terus menimpa kami
Biarkan Syahid menjadi jalan pilihan kami, kebanggaan kami
Izinkan ridhoMu menyelimuti kami
Dan titipkan ridho di atas ketentuanMu agar kami
Tetap menjadi hambaMU, dan Kau terima penghambaan kami
Cukupkan akhirat untuk kami
Karena itulah satu-satunya
Bahagia yang masih kami miliki

Juga kumohon padaMu ya Rabb
Penolong agama dan ummat ini
Dari derita dan kehinaan
Muhammad bin Abdullah
Yang Kau janjikan
Pemersatu ummat Muhammad
Dalam sati panji kemenangan

Biarlah darah-darah kami menjadi saksi
Tembusan yang harus kami bayar untuk
HARGA SEBUAH KHILAFAH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKU SOLO V-KUMPULAN KISAH INSPIRATIF NUBAR AREA III

Dongeng Anak Ke-3 KISAH PAK PANDIR

MODUL SANGGAR SASTRA