Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

BERJUTA RASANYA Oleh : Titin Harti Hastuti (Khadijah Hanif)

Pemilihan ketua OSIS di SMA Cendikia akan dilakukan hari ini.   Seluruh anggota kelas sudah kasak-kusuk   tentang siapa yang menjadi kandidat mereka masing-masing.   Tak terkecuali tiga sahabat yang mendapat julukan Trio Kancil karena kelincahannya. Trio Kancil tidak bisa dianggap genk karena anggotanya terlalu sedikit.   Kasamaan karakter dan kegemaran   yang membuat mereka mengalami nasib sama, yaitu mendapat label Trio Kancil.   Tiga siswi kelas satu SMA bernama Safira, Reni dan Rania.   Mereka bertubuh mungil, lincah dan kreatif untuk menjadi usil.   Ada saja ide aneh yang selalu mereka munculkan saat satu kelas mengadakan kegiatan bersama.   Keakraban diantara ketiganya makin terjalin sejak mendapat julukan Trio Kancil. Kembali pada pemilihan ketua OSIS di sekolah Trio Kancil.   Keriuhan masih melebah di lapangan karpet hijau yang dipenuhi warna putih-abu. “Safira, kamu mau milih siapa? Kita kompakan yuk!”   Reni ingi...

Kisah dalam Memoar 1: SURAT CINTA BUAT AYAH

SURAT CINTA BUAT AYAH (Sebuah tali kasih yang tak pernah retas) Khadijah Hanif 313 Kenangan penuh cinta bersama Ayah Ayah, biarlah tulisan ini selalu menjadi penyambung kasih yang tak bisa teretas oleh siapapun Biarlah semangatmu selalu hidup dalam diriku tuk mengikuti jejak langkahmu Seorang pembelajar sejati, seorang penyabar tanpa tepi dalam membersarkan buah hati menjadi manusia sejati. Seorang pencari ilah tiada henti meski ihsan hadir di fase-fase akhir menjelang perjumpaanmu dengan Rabb yang Maha Kasih. Izinkan aku meluahkan segala rasa rindu dalam kisah yang aku hayati dalam ingatan dan pandanganku dengan rasa hatiku . PUZZLE ITU TERSUSUN DARI BONGKAH MASA LALU 0. Prolog-Izinkan Aku 1. Kelahiranku  2. Ingatan Pertamaku 3. Kisah-Kisah Ayah 1 (Perginya Buah Hati ) 4. Kisah-Kisah Ayah 2 (Kelinci Alam Bunian) 5.  Kisah Ayah 3 (Sahabat Yang Aneh) 6. Kisah Ayah 4 (Masa SMA) 7. Kisah Ayah  5 (Harimau...

Dongeng Anak-5 Alas Kaki Windi

ALAS KAKI WINDI By: Khadijah Hanif “Windi, pakai ini alas kakinya!   Kaki kamu bisa nginjak najis di luar rumah.   Nanti lantai rumah kita najis!”   Ini adalah peringatan untuk kesekian kalinya buat Windi, dalam satu hari ini saja.   Ya, Windi enggan memakai alas kaki tiap mau keluar rumah.   Bukan karena tidak ada sandal atau kakinya sakit kalau memakai sandal, tapi lebih pada keusilan teman-teman yang selalu menyembunyikan alas kakinya.   Bahkan pernah dibuang ke selokan. Kali ini mama jengkel dan menghukum Windi untuk tidak keluar rumah. “Mama, Windi nggak mau pakai alas kaki karena kasihan sama Mama.   Harus sering membeli sandal buatku.”   Windi merajuk sedih. “Iya Mama tahu kamu sering kehilangan sandal.   Mama sendiri sudah pusing dengan ulah teman kamu itu.   Tapi bukan berarti kamu boleh keluar tanpa alas kaki.   Kamu bisa menyimpannya di kantong dan memasukkannya di tas.   Kamu dihukum supaya kebiasaan...

Dongeng Anak-1 Berkah Sayang Ayah

BERKAH SAYANG AYAH By: Khadijah Hanif   “Nuni, ayo temenin Ayah ke kebun!   Kita akan panen cengkih sore ini , ” ajak ayah, sesaat setelah kami makan siang .   Sebenarnya ada PR yang harus kuselesaikan.   Tapi melihat wajah tirusnya, aku tidak tega menolak ajakan Ayah.   Pikirku, aku bisa mengerjakannya nanti malam. “Baik Ayah, apa saja yang harus Nuni bawa?” “Cukup boboko besar saja, Nuni.   Ayah mu sudah menyimpan gantar di kebun kita.   Jangan lupa bawa bekal yang sudah ibu siapkan,” kata ibu menjelaskan. Kami berangkat dengan riang.   Berharap rejeki hasil panen nanti cukup buat memenuhi kebutuhan sehari-hari juga sekolahku.   Ayah berjalan di depan.   Aku tidak berani mendahuluinya.   Kata Rasulullah, yang muda harus menghormati yang tua.   Itu juga yang dicontohkan Sahabat Ali.   “Anak-anak, saking hormatnya Sayidina Ali pada seorang kakek tua, pernah suatu hari beliau terlambat masuk masjid untuk ...